Hukum SPA Saat Puasa

Oleh

Dr. Agus Hermanto, MHI

Dosen Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung

SPA, berasal dari istilah Solus Per Aqua yang berarti perawatan dengan menggunakan cairan, yaitu dengan cara berendam dalam air selama beberapa saat agar kulit menjadi bugar, fres, awet muda dan tidak gampang marah karena urat uratnya telah menjadi lentur. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah hukum SPA membatalkan puasa?
Jika kita perhatikan bahwa proses SPA adalah berendam dalam air, yang dalam hal ini ada kekhawatiran yang tinggi, di antaranya masuknya air kedalam anggota tubuh kita, yang dapat membatalkan tubuh, kalau memang kekhawatiran itu dilakukan, maka minimal makruh, karena sesungguhnya hanya dua (orang yang berpuasa) yang tahu tentang posisi puasanya sah atau tidak, artinya masuk air ke anggota tubuh nya atau tidak, hanya dua dan Allah yang tahu.
Namun jika dilihat bahwa SPA dilakukan dengan adanya orang yang mendampingi, karena SPA itu dilakukan dengan tanpa berbusana atau hanya beberapa helai busana yang melekatnya, sedangkan hukum melihat aurat orang lain adalah hukumnya haram, apalagi orang yang mendampingi lawan jenis misalnya sudah pasti akan membatalkan puasanya. Wallahualam. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *