Tidak Mudik, Hanya Pulang Kampung

Dr. Agus Hermanto, MHI, Dosen Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung

 

Kegiatan mudik merupakan kegiatan yang ditunggu tunggu oleh masyarakat Islam di belahan Indonesia. Ada kenikmatan dan kebahagiaan tersendiri ketika pada bulan puasa, libur ramadhan atau menjelang lebaran Idul Fitri. Diantara keunikan mudik adalah dapat berkumpul dan menunaikan ibadah puasa dan lebaran di kampung halaman, bersama orang tua dan keluarga serta kerabat dekat demi menyambung tali silaturahmi yang selama satu tahun penuh tidak terjalin.

Kemeriahan mudik sering membuat masyarakat kita senang walaupun terkadang harus antri di jalan, biaya ongkos mahal, hal tersebut bagian dari berkah ramadhan dapat terlaksana dengan rasa cinta, apapun caranya dapat dilakukan asalkan bisa mudik.

Namun pada saat ini, musim corona menjadikan kita sulit dan tentunya dilarang untuk mudik, karena stay at home adalah ikhtiar untuk dapat memutus mata rantai penyebaran corona. Mencegah lebih baik daripada mengobati, virus corona menjadikan kita terancam, jiwa kita terancam punah, sehingga setiap kita harus tetap waspada dalam penanggulangan nya, dan berusaha mentaati petunjuk pemerintah untuk tidak mudik.

درء المفاسد مقدم على جلب المصالح

Menghindari kemudharatan lebih diutamakan daripada mengambil kemaslahatan.
Karena sesungguhnya kemudharatan haruslah dihilangkan,

الضرر يزال

Beberapa waktu lalu sebagian masyarakat Indonesia yang pulang kampung demi bertemu dengan keluarganya setelah beberapa lama tidak berjumpa, namun juga harus tetap maspada dan berhati hati di perjalanan, karena wabah corona merupakan virus yang tidak dapat dilihat oleh mata kepala kita, sehingga penyebarannya begitu halus, cepat dan mematikan.

Stay at home tidak hanya dilarang untuk keluar rumah, namun juga dilarang untuk mudik lebaran, sebuah kesempatan yang ditunggu tunggu oleh masyarakat belahan Indonesia, namun berujung pada sebuah kekecewaan karena tidak dapat berkumpul dengan keluarga seperti tahun tahun sebelumnya. Namun demikian stay at home adalah langkah terbaik untuk keselamatan kita, kemaslahatan kita, bahkan diperbolehkannya melaksanakan ritual ibadah ramadhan seperti terawih, kita harus tetap mengikuti instrumen pemerintah agar tetap dapat mewujudkan keraatan demi kesehatan bersama. Wallahualam. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *