Metro Utara Kewalahan Atasi Produksi Sampah

METRO (WAWAI.ID) – UPT TPAS Karangrejo, Kecamatan Metro Utara mulai kewalahan mengatasi produksi sampah di Kota Metro yang mencapai 70 ton per hari. Untuk itu, mereka meminta untuk dibelikan alat berat.

Kepala UPT TPAS Karangrejo Metro Utara, Supriyanto mengakui, pihaknya mulai kewalahan mengatasi gunungan sampah, karena terkendala minimnya alat berat yang digunakan untuk meratakan sampah. “Dalam sehari, produksi sampah di Kota Metro mencapai 70-80 ton per hari,” kata Supriyanto, Senin (24/8/2020).

Dikatakannya, idealnya, untuk meratakan sampah-sampah yang menggunung, diperlukan alat berat yang memadai, yakni 1 unit eskavator dan 1 unit buldozer. “Namun, hingga saat ini, alat berat yang dapat beroperasi hanya 1 unit eskavator, sedangkan alat berat berupa buldozer dalam kondisi rusak,” ucapnya.

Menurut dia, pihaknya pernah diminta untuk mengusulkan pembelian alat berat berupa 1 unit eskavator dan 1 unit buldozer, melalui program yang bersumber pada Dana Infrastruktur Daerah (DID). “Hanya saja, hingga saat ini belum ada realisasinya, termasuk alokasi anggaran untuk perbaikan buldozer yang rusak sebesar Rp 600 jutaan, juga belum terakomodir,” ungkapnya.(MUZ/W1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *