GML Lampura Kawal Kasus Dugaan Korupsi Desa Lepang Besar

KOTABUMI (WAWAI.ID) – Ormas Gema Masyarakat Lokal (GML) Lampung Utara menilai kejaksaan negeri setempat lamban dalam menangani dugaan korupsi pada Desa Lepang Besar.

Sekretaris DPD GML Lampura, Usman, Minggu, (4/10/2020), menyebutkan,  melalui surat  pengaduan DPD GML dengan nomor surat:43/DPD/GML/Vll/2020, tertanggal 7 Juli 2020, yang  diterima langsung oleh Kasi Intelijen Kejari Lampura, Hafiezd, pihaknya mengadukan sejumlah kegiatan pembangunan yang dianggarkan melalui Dana Desa(DD )dari tahun 2017 sampai 2019 di antaranya, pembangunan drainase,  jalan onderlaag, serta pembangunan 2 titik jembatan yang salah satunya sudah mengalami kerusakan/ambruk karena diduga pengerjaannya asal jadi.

“Kami sering mempertanyakan tindak lanjut pengaduan tersebut, tetapi selalu diminta bersabar,” kata Usman.

Karenanya, lanjut dia, pihaknya akan selalu mengawal pengaduan terkait dugaan indikasi korupsi Desa Lepang Besar. “Kami akan terus  kawal.  Bahkan tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi besar-besaran ke Kantor Kejari Lampura, jika pengaduan tidak ditindaklanjuti,” ungkap Usman (Hendra Gunawan/W1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *