Saksi PKS Lampung Temukan Dugaan Kecurangan Pemilu

BANDAR LAMPUNG – Proses perhitungan suara di daerah sudah mulai dilakukan sejak hari pencoblosan hingga saat ini (21/4/2019). Kekuatan komitmen para saksi teruji saat menunggu dokumen kunci C1 yang penuh drama dan liku. Tak sedikit dari para saksi tersebut hingga jatuh sakit akibat kelelahan.

Perjuangan menuntaskan pesta demokrasi memang tidak bisa dibayar murah. Ada waktu, tenaga dan fikiran yang ditujukan untuk keberhasilan demokrasi di Indonesia. Namun, nampaknya hal ini masih dikerdilkan dengan banyaknya kecurangan yang terstruktur di berbagai daerah.

Bandar Lampung salah satunya. Kecurangan yang ada tidak bisa dipungkiri lagi dengan alasan salah hitung. Di beberapa TPS dan dapil yang ada, modus kecurangan hampir sama dan merata. Dapil 3 kota Bandar Lampung ditemukan penggelembungan suara di 4 tps dari partai penguasa. Padahal, ini terjadi di kota yang semakin detail perhitungannya.

Koordinator Divisi Saksi Partai Keadilan Sejahtera M. Suhada dalam rilisnya menjelaskan, bahwa hal ini bukan tidak mungkin terjadi di dapil lain bahkan juga di kabupaten atau kota lain di Lampung. PKS punya saksi yang SAKTI. Serius, aktif, tangguh dan teliti. Maka kita harus waspada pada pihak yang sengaja merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun oleh founding father negara ini.

Modus lain yang tampak sengaja dibuat adalah modus salah tulis. Seperti halnya perolehan suara 40 menjadi 140, 10 menjadi 110 atau dengan menambahkan angka 1 di depan angka sebenarnya. Hingga akhirnya perolehan suara saat ditotalkan menggelembung hingga mencapai angka ratusan.

“PKS berpatokan data C1 dari saksi dan aplikasi digital yg langsung bisa melakukan kroscek hitungan sehingga seringkali ada eror disistem karena menemukan kasus kecurangan dengan modus salah hitung ataupun salah ketik,” kata Suhada. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *