Pairin Bangun Karakter Pelajar Kota Metro Lewat Sosialisasi 4 Pilar

METRO – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro mengadakan sosialisasi wawasan kebangsaan bagi pemuda dan pelajar Kota Metro tahun 2019, yang berlangsung di Gedung LEC Kartikatama, Kota Metro, Senin (25/03/19). Dalam kesempatan itu, Wali Kota membangun karakter para pelajar dan pemuda.

Acara itu mengangkat tema Pemuda dan Pelajar Sebagai Pelopor Keutuhan NKRI. Kegiatan ini dihadiri Walikota Metro, Dandim 0411 Lampung Tengah, Kapolres Kota Metro, Nara Sumber, dan peserta sosialisasi.

Dalam sambutan Wali Kota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa, sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali rasa karakter bangsa yang tinggi, dimana pada saat sekarang ini telah memudar seiring dengan arus globalisasi yang masuk ke Negara Indonesia.

“Kami menilai bahwasanya kegiaran ini sangat penting dan strategis dalam upaya membina dan memelihara persatuan dan kesatuan serta kebersamaan diantara kita ditengah masyarakat. Untuk itu marilah kita sebagai anak bangsa, hendaknya bisa berfikir jernih, rasion dan obyektif agar negeri ini terhindar dari perpecahan karena beragam benturan dan kepentingan yang tidak dapat disatupadukan,” ujar Pairin.

Diakhir sambutan Walikota Metro berpesan kepada peserta sosialisasi, untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik -baiknya, dan tanyakan kepada para narasumber jika terdapat hal-hal yang kurang dimengerti.

Nur Elman, Kepala Kesbangpol dalam laporannya menyampaikan bahwa, maksud dan tujuan adanya diadakan kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan wawasan dan pengetahuan terhadap kebangsaan kepada siswa-siswi mengenai nilai-nilai Pancasila.

“Mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai kebangsaan, guna pemberdayaan dan penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara, yang berlandaskan pada nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.  Serta mengembangkan dan melaksanakan Pendidikan Wawasan Kebangsaan yang tidak indoktrinatif dan sesuai dengan kearifan lokal. Adapun peserta yang mengikuti sosialisasi sejumlah 200 orang yang terdiri dari pendidik / guru pendamping serta siswa-siswi se-Kota Metro,” kata Nur Elman. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *