Hadapi Era Digitalisasi , Almuzzammil Yusuf Tekankan Pentingnya Identitas Jati Diri Bangsa

Almuzzammil Yusuf menyampaikan sosialisasi 4 pilar untuk Pemuda, Pelaku UMKM dan Tokoh Masyarakat (13/09)

Wawai.id, Tanggamus – Menjaga Jati Diri bangsa di era digitalisasi media saat ini merupakan dasar dalam menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut Anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf, karena ditengah era digitalisasi semua bentuk informasi baik positif dan negative sangat mudah diterima oleh seluruh masyarakat indonesia.

“Sebagai warga negara, harus memahami Jati Diri bangsa yang berada pada visi dan misi Pengkaderan Bangsa, yang meliputi; Sebagai Negara Demokratis, Sebagai Negara Hukum, SDM Unggul, SDA Kaya, dan Merealisasikan Pembukaan UUD Dasar 1945. Selain itu harus Saling Menghormati, Menjaga Kerukunan Beragama dan Merawat Menjaga Bhineka Tunggal Ika Atau Kebhinekaan Kita” pada paparannya didepan peserta.

Selain itu Almuzzammil juga menyampaikan bahwa “Kita harus menyemarakkan gerakan 313, yaitu gerakan Pasal 31 Ayat 3 Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang- undang”. Dan inilah jati diri bangsa kita ujarnya.

Anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada Pemuda, Pegiat UMKM dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus secara offline. Acara diikuti oleh kurang lebih 150 yang bertempat di i Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Acara berlangsung di GSG Yusuf Jaiz.

“Di masa pandemi virus corona, kami tetap mengedepankan protokol kesehatan, dan terus meningkatkan semangat kita untuk terus memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya 4 Pilar kebangsaan karena dengan semangat 4 pilar kita yakin mampu melewati masa pandemi ini secara bersama-sama dan bergotong royong, pelaksanaan sosialisasi 4 pilar ini dilakukan secara offline dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat” ujar Almuzzammil Yusuf pada keterangan persnya, Senin (13/09/2021)

Almuzzammil juga meminta kepada Pemuda, Pegiat UMKM dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus untuk senantiasa menanamkan nilai Pancasila di masyarakat yang sudah mulai luntur. Maka itu, perlu digalakkan kegiatan ini di tengah-tengah masyarakat agar pemahaman Pancasila di masyarakat semakin baik dan terhindar dari paham yang jauh dari nilai-nilai Pancasila yang mengancam kesatuan dan persatuan.

“Saya sangat antusias mengikuti kegiatan ini, karena kegiatan ini menurut saya sangat penting, karena selain ada sosialisasi 4 pilar ada juga pelatihan digital marketing , bagaimana menghindari berita hoax dan juga teknik berjualan di marketplace, ujar salah satu peserta yang mengikuti kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *