Guru TPA se-Lampung Diberi Pelatihan Semangat Mengajar

BANDAR LAMPUNG (WAWAI.ID) – Dewan Da’wah Provinsi Lampung mengadakan program Pelatihan Pembinaan Rutin kepada para Guru TPA untuk masjid dan mushola se Provinsi Lampung. Kegiatan diikuti Puluhan guru TPA dengan jumlah santri sebanyak 1892 santri, yang tergabung dalam program bantuan 1000 TPA berbasis masjid dan musholla.

Kegiatan ini kerjasama antara Dewan Dakwah Provinsi Lampung dengan BAMUIS BNI Pusat Jakarta, kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dewan Da’wah Provinsi Lampung. Sebagai pemateri pertama yaitu Dr. Ahmad Misbahul Anam, MA, ketua bidang Da’wah Dewan Dakwah Pusat Jakarta, pada materinya beliau mengajak para peserta untuk terus bersabar menemani para santri di TPA masing-masing selain itu dalam proses mengajar ada dua perkara yang akan ditemukan yaitu kesulitan dan kemudahan.

“Di lapangan teruslah berfikir kemudahan dalam membina jadikan kesulitan sebagai penyemangat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Abu Hurairah, MA KA Biro Pembinaan jama’ah Dewan Dakwah, mengajak para guru terus menjaga niat mengajar karena Allah. “Mengajar adalah pilihan terbaik, apalagi yang diajarkan adalah Al Qur’an, Kalamullah kepada generasi usia dini para pengajar Al Qur’an adalah manusia terbaik,”katanya.

Selanjutnya Ustadz Abdul Latif Nursalam selaku koordinator bantuan 1000 TPA berbasis masjid wilayah lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah berjalan selama satu tahun setengah dan ini adalah kali ke 8 kegiatan ini dilaksanakan dan beliau juga mengajak para guru-guru untuk senantiasa meluruskan niat ikhlas karena Allah, sebab hanya dengan keikhlasan menolong agama Allah maka kita semua akan mendapatkan pertolongan dari Allah atas segala urusan kita.

“Tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk melakukan pembinaan guru ngaji TPA selampung, agar bisa melahirkan generasi unggul dan maju serta berakhlakul karimah, respon dari salah satu peserta ustad Dede sahabuddin guru TPA Al muhsin candipuro lampung selatan bahwa beliau mengharapkan pelatihan seperti ini senantiasa terus dilakukan oleh dewan dakwah, karena sangat membuka wawasan dan menambah semangat para guru daerah dalam mengajar santri-santrinya,” jelasnya. (LUT/W2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *