Pengunduran Diri Anna Morinda Dari DPRD Metro Disetujui

METRO (WAWAI.ID) – Pemerintah Provinsi Lampung merespons pengunduran Anna Morinda dari Wakil Ketua DPRD Kota Metro. Itu, dibuktikan dengan terbitnya SK Gubernur, tentang Peresmian Pemberhentian Anggota DPRD Kota Metro masa jabatan 2019-2024.

Sekretaris DPRD Kota Metro, Budiyono membenarkan, pihaknya sudah menerima petikan SK Gubernur Lampung, tentang Pemberhentian Anggota DPRD Kota Metro, atas nama Anna Morinda. “SK Gubernur Lampung sudah terbit, dan petikannya kami terima,” kata Budiyono, Senin (5/10/2020).

Ia meneruskan,  SK nomor G/413/B.01/HK/2020, tertanggal 25 September 2020, yang ditandatangani Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, merupakan tindak lanjut dari surat dari DPC PDIP Kota Metro, nomor 032/EX/DPC.1501/IX/2020, tanggal 6 September 2020, tentang penyampaian pengunduran diri sebagai anggota DPRD Kota Metro, karena yang bersangkutan maju dalam Pemilihan Walikota Metro.

Diketahui, Anna Morinda telah  mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro,  guna memenuhi persyaratan sebagai bakal calon Walikota (Bacawakot) Kota Metro dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

“Iya benar, Anna Morinda telah mengirimkan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Kota Metro, beserta surat pernyataan pengunduran diri bermeterai  telah ditandatangani tertanggal 4 september 2020 lalu,” kata Yessi, Selasa(8/9/2020).

Lanjut dia, surat pengunduran diri yang dikirimkan ke DPRD Kota Metro tersebut sebagai syarat pencalonan yang kemudian balasan atas surat pengunduran diri itu akan dikirimkan ke KPU Kota setempat.

Terpisah, Anna Morinda menyampaikan pihaknya mematuhi ketentuan Undang-undang nomor 10 tahun 2016 perubahan kedua UU nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan Perppu nomor 1 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

“Semua itu sudah tertuang dalam aturan yang kini menjadi UU dan Peraturan KPU nomor 1 tahun 2020 tentang perubahan ketiga Peraturan KPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota bahwa calon kepala daerah dan wakil kepala daerah harus menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota DPRD. dan kami telah mematuhi aturan tersebut,” jelas Anna Morinda. (MUZ/W2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *