EKONOMI

Peduli Rakyat Kecil, Djohan Datangi Rumah Warga Yosodadi dan Beri Bantuan
EKONOMI, METRO

Peduli Rakyat Kecil, Djohan Datangi Rumah Warga Yosodadi dan Beri Bantuan

METRO (WAWAI.ID) - Wakil Wali Kota Metro, Djohan, mendatangi Rumah Warga di Jalan Terong, Kelurahan Yosodadi, Metro Timur, Selasa (12/5/2020). Dia memberikan sembako kepada warga yang begitu sangat membutuhkan. “Terimakasih Pak Djohan, bantuan ini sangat membantu saya. Terimakasih Pak,” kata Sutijah kepada Djohan. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat Bu,” kata Djohan kepada Ibu Sutijah. Kemudian, sekitar Pukul 11.30 WIB, Djohan melanjutkan mengunjungi kediaman Ketua RT Iringmulyo Kecamatan Metro Timur yang bernama Pak Gus Zen. Sebelumnya, dia sudah berkonsultasi melalui pesan mesangger facebook tentang permasalahan adanya warga yang kurang mampu yang tidak menerima bantuan sembako dari Presiden. Disaat yang sama kebetulan ada juga warga yg datang kerumah Pak RT untuk menanyakan...
Abdul Hakim Peduli UMKM Terdampak Corona
EKONOMI

Abdul Hakim Peduli UMKM Terdampak Corona

BANDAR LAMPUNG (WAWAI.ID) - Anggota Komite IV DPD RI KH. Ir. Abdul Hakim, MM, melakukan kunjungan kerja melalui video conference bersama Pemerintah Propinsi Lampung, pimpinan OJK Lampung, perwakilan asosiasi BPR Perbarindo, Asbisindo, dan pimpinan Bank Umum dan Syariah di Lampung, Kamis (16/04/20). Pada kesempatan ini Abdul Hakim menyampaikan covid-19 sangat berdampak kepada perekonomian nasional dan para pelaku UMKM. "Karenanya, Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang stimulus perekonomian nasional sebagai kebijakan countercyclical dampak penyebaran coronavirus diseases 2019 perlu dibahas dan didalami bersama agar debitur terdampak terutama UMKM mendapatkan kemudahan," ujarnya. Dirinya juga berharap agar sosialisasi peraturan OJK ini bisa massif dilakukan, agar masyarakat terdam...
Bapeltan Lampung Tetap Produktif di Tengah Wabah Corona
EKONOMI, PEMERINTAHAN

Bapeltan Lampung Tetap Produktif di Tengah Wabah Corona

BANDAR LAMPUNG (WAWAI.ID) - Virus Corona pelan tapi pasti akan membawa dampak lumpuhnya kegiatan ekonomi. Dari pengemudi online, pedagang kecil, pengusaha kecil menengah dan mikro (UMKM), hingga korporasi besar semuanya terdampak wabah ini. Pembatasan interaksi sosial (social distancing)untuk mencegah penularan virus menjadikan kegiatan industri, perdagangan, tranportasi, sektor sektor jasa dan keuangan , semuanya mengalami gangguan. Dengan demikian terjadi peningkatan secara besar-besaran orang yang kehilangan pekerjaan dan dan terhenti penghasilannya. Untuk mengantisipasi dampak buruk dari situasi krisis ekonomi akibat wabah Covid-19 ini, pemerintah telah mempersiapkan berbagai langkah, diantarnya dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2...
Junaidi Auly Desak Pemerintah Sigap Terhadap Penurunan Nilai Rupiah
EKONOMI

Junaidi Auly Desak Pemerintah Sigap Terhadap Penurunan Nilai Rupiah

JAKARTA (WAWAI.ID) - Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly meminta pemerintah responsif terhadap perkembangan sektor keuangan. Sektor keuangan menjadi salah satu sektor yang paling tertekan karena merebaknya virus corona (covid-19). Berbagai indikator seperti nilai rupiah menunjukkan penurunan signifikan, bahkan dibawah nilai fundamentalnya. “Nilai rupiah begitu tertekan sebagai akibat dari kurang kredibel pemerintah dalam menangani covid-19. Tidak sedikit investor yang melepas kepemilikan aset-aset keuangan di Indonesia dan akhirnya menekan rupiah dalam level signifikan,” ungkap Junaidi dalam rilis yang diterima, Jumat (27/03/2020). Junaidi menjelaskan, sumber gejolak yang menekan rupiah bukanlah karena dominasi faktor-faktor moneter. Namun lebih kepada buruknya penanganan covid-19 ...
Junaidi Auly Minta Pemerintah Serius Kembangkan Ekonomi Syariah
EKONOMI, LAMPUNG TENGAH

Junaidi Auly Minta Pemerintah Serius Kembangkan Ekonomi Syariah

PADANGRATU (WAWAI.ID) - Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly meminta kepada pemerintah dan stakeholder memiliki kesadaran terkait pentingnya pengembangan ekonomi syariah. Menurutnya beberapa stakeholder termasuk pemerintah seperti berjalan parsial satu dengan yang lainnya. Junaidi menjelaskan, pengembangan ekonomi syariah pada dasarnya merupakan peluang dalam rangka meningkatkan keadilan dan kesejahteraan. Setiap stakeholder termasuk pemerintah diharapkan lebih berperan dalam rangka pengembangan ekonomi syariah. “Bagaimana mungkin ekonomi syariah dapat berkembang optimal ketika pemerintah masih belum memiliki konsep sinergitas yang jelas. Tidak heran masih ditemukannya pengembangan ekonomi syariah yang masih berjalan sendiri-sendiri. Padahal jika dilakukan secara simultan satu sama ...
Junaidi Auly Dorong Pemerintah Perhatikan Digitalisasi Pemasaran UMKM
EKONOMI, LAMPUNG TENGAH

Junaidi Auly Dorong Pemerintah Perhatikan Digitalisasi Pemasaran UMKM

BANDARJAYA (WAWAI.ID) - Penerapan digitalisasi pemasaran dalam sektor UMKM sangat penting untuk didorong dalam rangka meningkatkan pemasaran produk. Untuk itu, Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly meminta kepada pemerintah lebih memperhatikan pemerataan digitalisasi pemasaran UMKM di beberapa sektor termasuk pada sektor hasil pertanian dan perikanan. “UMKM di sektor pertanian dan perikanan penting untuk diperhatikan khususnya terkait platform pemasaran. UMKM di sektor ini penting untuk lebih dipermudah dalam memasarkan produk. Bahkan di beberapa daerah, ketimpangan ini masih terasa, apalagi jika melihat pemerataannya," kata Junaidi dalam agenda Sosialisasi Pemberdayaan UMKM dalam rangka Peningkatan Daya Saing dengan Bank Indonesia (BI) di Bandar Jaya, Lampung Tengah, Senin, (9/3/2020)....
Isi Seminar di UIN, Junaidi Auly Minta BPK Bangun Sinergi Akuntabilitas
EKONOMI, PEMERINTAHAN

Isi Seminar di UIN, Junaidi Auly Minta BPK Bangun Sinergi Akuntabilitas

BANDAR LAMPUNG (WAWAI.ID) - Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly memberi kuliah umum di Kampus UIN Raden Intan Lampung, Kamis, (5/3/2020). Dia mengatakan, akuntabilitas keuangan negara tidak dapat berjalan secara parsial, penting berbagai pihak untuk bersinergi dalam implementasinya. “BPK tidak bisa berjalan sendiri, penting berbagai pihak seperti Pemerintah Daerah, DPRD, Perguruan Tinggi dan lembaga-lembaga lain untuk bersama-sama membangun sinergitas. Dengan sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan dan bebas dari korupsi," ujar Junaidi yang menjadi narasumber dalam acara kuliah umum dengan tema "Akuntabilitas Untuk Semua" di UIN tersebut. Legislator asal Lampung ini menjelaskan, BPK sebagai lembaga negara diharapkan terus...
Menikmati Sensasi Kelezatan Otak-otak di Kantin Mas Alwi
EKONOMI, RAGAM

Menikmati Sensasi Kelezatan Otak-otak di Kantin Mas Alwi

BANDAR LAMPUNG (WAWAI.ID) – Bagi Anda yang suka dengan makanan bernama otak-otak, tidak ada salahnya datang di Kantin Mas Alwi. Dijamin anda akan merasakan sensasi kelezatannya. Ya, Kantin Mas Alwi yang terletak di Fakultas Ushuludin UIN Raden Intan Lampung tersebut memang menawarkan otak-otak yang sangat lezat sebagai salah satu menu andalannya. Tak hanya lezat, harganyapun sangat terjangkau. “Otak-otak ini makanan favorit saya dan anak saya. Setelah saya beli dan makan di kantin Mas Alwi ternyata rasanya sangat enak dan lezat,” kata Nurul, salah seorang pengunjung Kantin Mas Alwi. Owner Kantin Mas Alwi, Dharmayani, mengatakan, otak-otak memang salah satu menu andalannya. Kantinnya memiliki cita rasa yang khas. Pembelinya juga tidak hanya dari kalangan dosen dan mahasiswa, melain...
Junaidi Auly Nilai Pertumbuhan Ekonomi Mengecewakan
EKONOMI, PEMERINTAHAN

Junaidi Auly Nilai Pertumbuhan Ekonomi Mengecewakan

JAKARTA (WAWAI.ID) -  Pada akhir tahun 2019 perekonomian Indonesia hanya mampu tumbuh 5,02 persen, jauh dari asumsi yang ditetapkan pada APBN yaitu 5,3 persen. Angka itu pun sangat jauh kalau dibandingkan dengan target RPJMN 2015-2019, yang konon akan akan mencapai 7 persen. Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly, menilai bahwa kegagalan pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi sangat mengecewakan. “Kami menilainya hal ini adalah kegagalan yang berdampak signifikan bagi kesejahteraan rakyat, angka stagnannya pertumbuhan ekonomi kita itu bukti bahwa pemerintah hanya mengeluarkan janji manis tanpa merealisasikannya,” kata Junaidi di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (17/2/2020) Legislator PKS asal Lampung ini melanjutkan, ada beberapa catatan penting bagi kami terkait deng...
Impor Minyak Dipangkas untuk Tekan Defisit Dagang
EKONOMI

Impor Minyak Dipangkas untuk Tekan Defisit Dagang

JAKARTA (WAWAI.ID) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menilai rencana Kementerian ESDM memangkas impor minyak Pertamina bertujuan mengatasi defisit neraca perdagangan. Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memangkas jatah impor minyak mentah (crude oil) sebanyak 30 juta barel tahun ini. "Itu dalam rangka upaya kita bagaimana mengatasi neraca perdagangan. Impor nanti yang dikurangi impor BBM atau impor crude. Kalau impor crude, tentu saja kita mesti mengoptimalkan produksi dalam negeri," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto di Kantor SKK Migas Jakarta, Rabu (15/1/2020). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia selama 2019 mengalami defisit sebesar 3,2 miliar dolar AS. Dwi menje...